Showing posts with label Perang. Show all posts
Showing posts with label Perang. Show all posts

Tuesday, 7 December 2010

Mobil Kayu Saksi Perang Dunia II Dilelang

Di zaman modern saat ini memang sulit ditemukan mobil berbodi kayu. Kebanyakan mobil sudah dikembangkan menggunakan plat besi bahkan serat karbon.

Namun bukan berarti mobil berbahan kayu sudah punah. Bahkan Anda bisa memilikinya. Salah satunya mobil Talbot lansiran 1932.


Dan kini mobil tersebut masuk dalam daftar lelang. Talbot 1932 ditaksir mencapai Rp 281 juta - Rp 421 juta dan akan dilelang di Historics, Brooklands, Inggris pada 4 Desmber 2010, seperti dikutip Zercustoms, Kamis (2/12/2010).


Hebatnya, Talbot 1932 menjadi mobil termahal kala itu. Talbot diproduksi oleh pabrik Clement London Barat 80 tahun silam. 30 tahun kemudian mobil tersebut diakuisisi oleh disainer Peter Lawrence dari Cranleigh, Inggris.


Selanjutnya Peter membenahi bodi kayunya hingga salah satu mobil saksi Perang Dunia II itu kembali segar. Namun tidak menanggalkan sisi klasiknya.


Peter menggunakan kayu Mahoni berukuran 1/4 inci. Bagian kap dan pintu untuk dipangkas untuk menyesuaikan posisi yang tepat.


Uniknya, sang desainer hanya menggunakan kedua tangannya demi menghasilkan bodi kayu yang sempurna. Peter hanya membentuk kayu Mahoni sehingga tahu benar titik lekukan bodi mobil tersebut.


Sasis Talbot menggunakan bahan baja. Untuk menggerakkan kaki-kaki mobil tersebut menggunakan mesin berkapasitas 1.670 cc 6 silinder.


Dengan tidak banyak perubahan, mobil itu bisa dinilai sebagai mobil klasik dengan banyak nilai histori yang pantas untuk dimiliki oleh pecinta mobil klasik.


Para pengrajin kayu asal Inggris menyebutkan nilai transaksi Rp 281 juta - Rp 421 juta hanya untuk menghargai bodi kayu saja. Artikel yang mungkin anda tertarik untuk membacanya Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia


View the original article here

Thursday, 25 November 2010

Perang MPV Mewah, Siapa Menang?

Jakarta - Mobil-mobil MPV besar dan mewah mulai bermunculan di tanah air. Yang terbaru adalah Mercy Viano dan Nissan Elgrand yang akan diluncurkan pada 2011 nanti.

Mobil-mobil itu akan bersaing di pasaran dengan MPV mewah yang sudah lama bercokol di tanah air seperti Toyota Alphard.


Mobil mana yang difavoritkan pembaca detikOto? Dalam polling yang digelar sejak 21 Oktober 2010 sampai 22 November 2010, Alphard masih tak tergoyahkan.


Dari hasil survei dengan total suara yang masuk 875. Alphard memimpin dengan 44,23 persen (387 suara), disusul oleh Nissan Elgrand sebanyak 40,69 persen.


Mercy Viano berada di urutan ketiga dengan perolehan suara 15,09 persen (132 suara).


Alphard merupakan MPV mewah keluaran Toyota yang memiliki pilihan mesin 2.400 cc hingga 3.500 cc. Awalnya Toyota hanya memiliki Alphard bermesin 3.500 cc, namun untuk mengakomodasi keinginan penggunanya, Toyota menghadirkan Alphard 2,4 G yang dinilai kompak yang memiliki harga yang lebih kompetitif, dan disasarkan untuk segmentasi low level. Keduanya memiliki banderolan harga mulai Rp 900 juta sampai Rp 1,1 miliar.


Mercy Viano juga memiliki mesin berkapasitas 3.500 cc dan mesin 2.200 cc. Dari segi kabin penumpang Viano lebih lega dari versi Viano sebelumnya serta desain eksterior yang lebih menawan dari Viano sebelumnya.


Viano mengaplikasikan captain seat sehingga penumpang bisa bergerak bebas dari bangku belakang ke bangku tengah, yang pastinya akan memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia. Seperti halnya Alphard, Mercy menjual Viano sekitar Rp 1 miliar.


Sedangkan Nissan Elgrand merupakan MPV mewah yang akan mulai dijual tahun depan dengan banderol harga sangat kompetitif yakni di bawah Rp 900 juta.


Nissan akan mendatangkan New Elgrand Highway Star Premium dalam bentuk utuh CBU (Completely Built Up) dari Jepang.


Varian ini diperkuat mesin? berkapasotas 3.5 liter VQ35DE yang memiliki daya maksimum mencapai 206kW(280PS) pada 6.400 rpm sementara torsi maksimum mencapai 344 Nm(35.1kgfm) pada 4.400 rpm.


Artikel yang mungkin anda tertarik untuk membacanya Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia


View the original article here