Toyota Motor Corporation (Toyota) akan menarik 1,2 juta unit produknya di Jepang dan di beberapa negara karena pipa bahan bakar kendaraan tersebut berpotensi bocor. Demikian pernyataan Kementerian Transportasi Jepang Seperti dilansir smh.com.au, Rabu (26/1), kementerian itu menyebut jumlah mobil yang ditarik itu terdiri dari 16 model yang diproduksi antara Oktober 2000 – Oktober 2008 mobil keluarga ideal terbaik indonesia. “Kebocoran kecil terjadi di pipa bahan bakar, bila mobil terus digunakan kemungkinan besar kebocoran akan membesar dan menimbulkan risiko bahan bakar tumpah,” sebut pejabat kementerian tersebut.Hingga saat ini telah 119 kasus kebocoran yang telah dilaporkan. Namun, dari jumlah tersebut tidak satu pun menyebutkan telah terjadi kecelakaan.Sementara kantor berita Reuters, hari ini mengatakan, jumlah mobil Toyota yang ditarik akibat pipa bahan bakar yang bocor mencapai 1,4 juta unit. Angka itu terdiri dari 1,2 juta unit di Jepang antara lain minivan Toyota Noah dan 140 ribu unit Toyota Avensis di beberapa negara.“Mobil yang ditarik di Jepang meliputi model yang diproduksi antara Mei 2000 dan Oktober 2008,” sebut Reuters. Hanya hingga kini, Reuters belum memerinci di negara mana saja mobil tersebut ditarik. Artikel yang mungkin anda tertarik untuk membacanya Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia
Monday, 31 January 2011
Pipa Bahan Bakar Bocor, Toyota Tarik Jutaan Unit Mobil
Sunday, 30 January 2011
Pakai Gas, Biaya Bahan Bakar Lebih Murah
Demikian disampaikan oleh Dirjen Migas Kementerian Evita Legowo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/1/2011).
"Untuk converter kit, harganya Rp 10 juta, namun pembelian itu nanti bisa tertutup selama satu setengah tahun ke depan, katanya.
Evita menjelaskan pembelian converter kit yang seharga Rp 10 juta tersebut adalah berimbang mobil keluarga ideal terbaik indonesia.
"Jadi itu berimbang. Karena dalam satu setengah tahun ke depan sudah nutup, malah nantinya setelah setahun ke depan itu nanti bisa untung," jelasnya.
Harga LGV ini menurut Evita adalah Rp 3.600 per liter, lebih murah dibanding Premium yang harganya Rp 4.500 per liter.
Ketika ditanya mengenai apakah akan adanya pemberian insentif kepada masyarakat yang akan membeli converter kit, Evita mengatakan pihak Kementerian ESDM belum membicarakan hal tersebut.
"Kalau saya tidak lihat ke situ, saya cuma ingin tawarkan dari sisi energinya, ini ada opsi lain. Jadi masyarakat bisa beli BBG (LGV/Vigas) selain membeli BBM Pertamax. Jadi setelah beralih dari BBM subsidi, ada opsi lainnya," ujarnya.
"Selain itu, ini juga dicoba di Jabodetabek dulu. Selain itu, converter kit-nya juga bisa diubah saja nanti. Jadi kalau tak ada (LGV/Vigas) bisa beli Pertamax juga, karena bisa di-switch," ungkapnya. Artikel yang mungkin anda tertarik untuk membacanya Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia
Sunday, 9 January 2011
KIA Picanto Kini Bisa 'Minum' Berbagai Jenis Bahan Bakar
KIA Picanto ini memiliki 4 jenis mesin mulai dari mesin 1.000 cc, 1.200 cc, yang irit bensin. Selain itu generasi terbaru ini tidak hanya akan menggunakan bahan bakar bensin saja, tetapi akan tersedia mesin yang bisa menggunakan bi-fuel (dua jenis bahan bakar, LPG dan bensin) dan flexible-fuel (bensin saja atau dengan campuran bahan bakar lain) mobil keluarga ideal terbaik indonesia.
KIA akan menyesuaikan jenis bahan bakar Picanto berdasarkan kebutuhan pasar lokal.
Seperti dilansir situs resmi KIA, Rabu (5/1/2011) KIA mengklaim bahwa dengan model baru ini akan membuat pengendaranya lebih percaya diri, lebih berani, lebih dewasa? dan lebih mandiri.
Dengan desain terbaru ini KIA mencoba merebut kembali pasar pangsanya sebagai kendaraan kompetitif di segmennya.
"Pada generasi terbaru Picanto ini, memiliki garis karakter yang sangat menonjol dan fitur baru," ujar Kepala Desain KIA Peter Schreyer.
Saat ini Picanto tersedia dalam varian lima pintu, namun Schreyer memastikan versi generasi berikutnya juga akan menawarkan desain 3 pintu sporty yang akan mengisi pasar Inggris dan Eropa. Artikel yang mungkin anda tertarik untuk membacanya Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia
Saturday, 25 December 2010
Cara Gampang Membuat Mobil Injeksi Irit Bahan Bakar
Meski ditunda, kebijakan pembatasan premium tetap akan dijalankan. Tak pelak kondisi ini membuat para pemilik mobil -- khususnya mobil bermesin injeksi -- berpikir keras mencari cara untuk menghemat konsumsi bahan bakar.
Maklum, untuk memodifikasi mobil injeksi yang asupan konsumsi bahan bakarnya telah diprogram melalui Electronic Control Unit (ECU) bukanlah perkara gampang mobil keluarga ideal terbaik indonesia.
“Sehingga sulit untuk mengakses data-data tersebut jika tidak melalui bantuan peralatan pintar yang bisa mengakali program tersebut,” tutur Suwandi, mekanik Eka Motor, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (20/12).
Menurut Suwandi, berbeda dengan mobil yang menggunakan karburator yang cukup dengan mengganti ukuran spuyer serta beberapa nosel untuk berhemat bahan bakar, mobil bermesin injeksi lebih pelik. Ia menyebut diperlukan pemrograman yang lebih pintar guna menyiasati pemrograman besaran semburan bahan bakar ke ruang bakar seperti diatur dalam ECU oleh pabrikan.
Namun, tak usah bingung. Saat ini sudah ada peranti untuk mengakali hal itu dan banyak dijual pasaran. Model, kapasitas, serta fitur yang dimilikinya pun beragam dengan kisaran harga Rp 2,5 juta – Rp 6 juta.
"Melalui Piggyback, mesin bisa mengatur pasokan bahan bakar dan waktu pengapian yang dibutuhkan sehingga proses pembakaran berlangsung optimal,” terang Suwandi.
Secara umum, cara kerja piggyback adalah ‘memanipulasi’ data yang dikirim ke ECU. Data tersebut diolah dan dikirim ke injektor, gear box dan peranti lain yang sistem kerjanya diatur oleh ECU. Peranti ini juga mampu mengubah jeda waktu semburan bahan bakar maupun udara ke ruang bakar mesin.
“Jeda waktu itu sudah secara otomatis terukur dengan komputerisasi. Umumnya, dari merek yang ada saat ini setelah diuji secara dyno test ada peningkatan penghematan bahan bakar hingga sekitar 20 persen,” papar mekanik jebolan Astra Motor itu.
Tak cuma itu. Tenaga yang disemburkan mesin juga makin tokcer. Akselerasi mobil pun makin lincah, karena proses pembakaran yang sempurna maka semburan tenaga juga konstan di setiap lini dan kondisi lintasan.
Lantas bagaimana cara memasangnya? Cukup gampang dan tidak perlu modifikasi atau memotong kabel ECU. Pasalnya. perangkat ini bersifat plug in.
“Jadi cukup sambungkan di modul electronic power plug yang dihubungkan ke ECU. Tetapi agar tidak spekulasi dan hasilnya optimal sebaiknya pilih mekanik terpercaya,” terang Suwandi. Artikel yang mungkin anda tertarik untuk membacanya Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia